Pages

Sabtu, 04 Februari 2012

Syukur padaMu

Tuhan betapa kami malu
Atas semua yang Kau beri

Padahal kami terlalu sering membuatMU kecewa
Entah mungkin karna kami terlena

Apa yang harus tak kami syukuri…..?
Berlimpah nikmat t’lah kami dapati
Mengapa  terkadang kami masih tak berpuas diri?

Izinkan syukur ini menggetarkan pembuluh pembuluh darah kami
Atas hidayah yang menguatkan iman..
Atas pelita sosok Muhammad SAW..
Atas nikmatnya persaudaraan yang kami rasakan..
Atas keyakinan hati yang meneguhkan
Atas anugrah sahabat yang menguatkan...

Tiada untaian kata seindah hamdalah
Sungguh kuinsyafi tiada nikmatMu yang dapat kami dustakan
Pun masih tertatih dalam menunaikan segala kewajiban
Izinkanlah kami hamba-hambaMu yang lemah ini memanjatkan permohonan

Ya Allah..
Ampunilah segala khilaf dan salah
Bimbinglah kami agar tetap istiqomah
Dalam setiap langkah yang kami ambil
Demi tegaknya kalimatullah..

Akhirnya..
Kini berderai kami peringati rasa terimakasih ini
Dengan senandung lagu syukur..

Kamis, 26 Januari 2012

Belajar Bahasa Jerman

Yuk kawan-kawan kita belajar bahasa Jerman.. :)


Personal pronomen  (kata ganti orang)
Ich = Saya 
du = kamu 
er = itu 
sie = dia (pr)
es = dia (lk2)
wir = kami, kita
ihr = kaliana
Sie anda
sie = mereka

Contoh kalimat sapaan.
Hallo, guten morgen.
(Halo, selamat pagi.)
Hallo, guten tag
(Halo, selamat siang)
Hallo, guten abend / nicht
(Halo, selamat malam)

to be continued

Minggu, 15 Januari 2012

Perbedaan Itu Indah. Benarkah?

 "Perbedaan itu indah", ya, kata-kata yang tak asing lagi di telinga kita. Emm.. kalau menurut kalian sendiri bagaimana? apakah perbedaan itu memang indah? Kalau memang perbedaan itu indah, dimanakah letak keindahannya? Atau mungkin ada juga yang sering mendengar kata-kata bahwa "Perbedaan itu rahmat", sama pertanyaannya, dimanakah letak rahmatnya? Bagaimana kalau dengan adanya perbedaan itu menimbulkan kebencian, kehancuran, dan perpecahan? Seperti perbedaan pada hal yang mutlak yakni AGAMA. Apakah anda masih akan tetap menyebut bahwa perbedaan itu indah dan rahmat??

 Sebelum itu saya tanya dahulu kepada anda, apakah perbedaan itu wajar? Hmm, kalau menurut saya sendiri, perbedaan itu memang dan sangat wajar sekali. Ketika ada seseorang dengan seorang lagi (dua orang) sedang berdiskusi, kemudian setiap dari mereka mengemukakan pendapat masing-masing, pasti dari pendapat-pendapat yang mereka kemukakan tidak semuanya sama, ya, pasti ada perbedaan. Itu hanya dua orang saja, apalagi jika ada tiga orang, empat orang, lima orang, sepuluh orang, bahkan lebih. Apa yang terjadi? Banyak sekali perbedaan-perbedaan yang dihasilkan dari setiap pemikiran mereka. to be continued